Banyuwangi

________________________________________

Seorang peserta asal Banyuwangi berkostum kebo-keboan pada Pawai Budaya dalam acara Bulan Citra Budaya di Lombok Tengah -

________________________________________

Seorang peserta asal Banyuwangi memakai penutup kepala dari bunga dengan rumbaian rambut artifisial warna hijau pada Pawai

________________________________________

Seorang peserta asal Banyuwangi memakai busana gandrung pada Pawai Budaya dalam acara Bulan Citra Budaya di Lombok Tengah

________________________________________

Seorang peserta asal Banyuwangi memakai penutup kepala dari bunga dengan rumbaian rambut artifisial warna hijau pada Pawai

Seni Kuntulan: Hadirnya Setiap Malam dan Semalam Suntuk

Oleh Hasnan Singodimayan

Judul diatas terjemahan dari bahasa Arab “Hadara Kuntu Lailan”, kemudian diadopsi dalam bahasa Using, menjadi “Handrah Kuntulan”, sering disingkat dengan nama “Kuntulan”. Suatu bentuk kesenian yang sama dengan “Saman” di Aceh.

Rupanya nuansa malam bagian dari kerinduan bangsa Arab untuk dipuja dan dinanti – nanti, sama dengan kerinduan bangsa Nusantara pada pantainya, pada gunungnya. Baik yang berada di Serambi Makkah, maupun yang berada di Selat Pulau Dewata, Seribu Pura.

Delimoan

________________________________________

Lagu Delimoan, menurut komentar para pemainnya, lagu ini mengungkapkan kesedihan Nawangwulan yang ditinggal mati oleh kekasihnya, Jaka Tarub.

Pages

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.