Smithsonian Folkways Recordings

Esa Na Wia-wia Mokaria

________________________________________

Lagu Esa Na Wia-wia Mokaria dinyanyikan ketika mencangkul tanah setelah bibit padi di sebar; penekanan yang tetap mengatur irama pekerja dalam gerakan berulang mengayun cangkul.

Raego

________________________________________

Musik raego_ selalu dalam bentuk koor tanpa gendang, gong atau alat musik lainnya.

Tempa Sorong

________________________________________

Lagu Tempa Sorong hanya menggunakan suling, dalam unisono heterofonis, tanpa nyanyian.

Simbong

________________________________________

Di wilayah Mamasa, simbong dinyanyikan untuk merayakan pemenuhan kaul (di Makasar dikenal sebagai salah satu kesempatan untuk pertunjukan pakarena).

Naikam Tiup

________________________________________

Lagu Naikam Tiup digunakan untuk menutup suatu pertunjukan.

Lopi Penge

________________________________________

Lagu Lopi Penge mengisahkan tentang seorang pangeran dari Reo di pesisir utara Flores melakukan perjalanan ke Bima untuk melamar seorang putri di sana, tetapi dia ditolak karena sang putri mencinta

Lagu Togal

________________________________________

Lagu ini secara sederhana disebut Lagu Togal, tak memiliki judul sendiri, mungkin karena lirik mereka tidak pasti.

Lagu Marin Uib

________________________________________

Sebuah lagu untuk berdayung, dinyanyikan ketika berdayung untuk menangkap ikan terbang (uib). Di sini dinyanyikan oleh anak-anak, tapi bukan lagu khusus anak-anak.

Lagu Kalabae

________________________________________

Lagu Kalabae ini termasuk jenis Engafuka, dinyanyikan oleh empat orang dalam posisi duduk, masing-masing dengan gendang satu sisi yang disebut tuba dan dinyanyikan pada malam hari, sebagai hiburan

Zircon - This is a contributing Drupal Theme
Design by WeebPal.