Lagu ini secara sederhana disebut Lagu Togal, tak memiliki judul sendiri, mungkin karena lirik mereka tidak pasti. Bernyanyi dalam bahasa Moi, bahasa Makian Barat, penyanyi merangkai lirik-lirik standar (disebut dola bololo) tentang cinta. Berikut cuplikan sajaknya: Kukira cinta kita _kan abadi, tapi aku salah./ Kukira kutahu isi hatimu, tapi tampaknya kau masih ingin mencari./ Jika dia pergi, ada kesempatan untukku./ Kau telah melukaiku sekali; jangan lakukan lagi./ Jika dia pergi menyeberangi lautan, aku akan mengejarnya./ Aku telah terbiasa bertemu dengannya hingga bila kami berpisah aku merasa sakit./ Biarpun dia jauh, aku merasa dekat karena hati kami menyatu. Direkam oleh Philip Yampolsky dan dibantu oleh tim peneliti dari Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia (MSPI), di luar ruangan di Desa Malapa, 8-9 September 1997. Lagu Togal (07:41); Track 2 dari 19 track lagu yang terdapat di dalam album Music of Indonesia 19. Music of Maluku: Halmahera, Buru, Kei. Dibawakan oleh Grup Oma Moy, pimpinan A. R. Limatahu, tinggal di Desa Malapa, Kec. Makian, di pantai timur dari bagian barat laut Pulau Halmahera, Kab. Maluku Utara. Biola (Muhammad Sahman); Juk/lut petik (Made Kahar); Suling (Opan Marsaoli); Tifa (Kalam Matapure dan Badar Bangsa); Penyanyi perempuan, Sindra Abdul Haji.
Kreator:
Sumber:
Copyright:
Kota: