Oambele adalah suatu nyanyian kerja yang biasa dinyanyikan pada saat mencangkul lahan bersama-sama untuk persiapan sebelum menanam. Dinyanyikan sekitar tiga puluh atau empat puluh orang yang bergerak maju, berdampingan, melintasi lahan sambil mengayunkan cangkul, mengikuti pukulan berirama pada tempurung kelapa. Syair nyanyian terdiri dari puji-pujian terhadap si pemilik tanah yang sedang digarap, sehingga membuat si pemilik menjadi bermurah hati dalam hal makanan dan minuman. Direkam oleh Philip Yampolsky dan dibantu oleh tim peneliti dari Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia (MSPI) di alam terbuka di Wetakara, 15 Agustus 1993. Lagu Oambele (06:46). Track 5 dari 14 track lagu yang terdapat di dalam album Seri Musik; Indonesia Volume 8; Musik Vokal dan Instrumental Dari Flores Timur dan Tengah. Diimainkan oleh Sanggar Seka Dendang, dipimpin oleh Antonius Anton. Sanggar ini berpangkalan di Dusun Wetakara, Desa Watuliwung, Kec. Kewa Pante, Kab. Sikka. Penyanyi: Moa Alex, Antonius Darius, Dolfilia Apilis, Feneranda, Feritas, Hende Hemu, Sipri Holing, Aurelia Ivandiana, Yuliana Kedong, Aio Lakar, Stefanus Lojing, Nurak Loreng, Marieta Meni, Helena Peha, Perseranda, Falerianus Peting, Prinoviktor, Maria Rosfinda, Robertus Ruku, Simon Situ, Titus Taji. Penyanyi solo: Simon Situ (ekon), Antonius Darius (leke).
Kreator:
Sumber:
Copyright:
Kota: